Space 720 x 90 Tersedia
31 January 2018

Demokrasi Indonesia Sekarang Banget, Apakah 'Kebablasan'

Demokrasi Indonesia Sekarang Banget, Apakah 'Kebablasan'
Demokrasi yang saat ini kita rasakan dan kita hidup di Tanah Indonesia ini bukan suatu sistem yang dengan gampang diambil dan dengan mudah dihidupi, namun perjalanan ruang demokrasi yang saat ini tercipta adalah hasil dari akumulasi dan proses yang sangat panjang dari perkembangan demokrasi. Untuk dapat tercapainya demokratisasi di Indonesia negara harus melalui jalan yang terjal dan berliku liku, itu dialami oleh indonesia setelah kemerdekaan dimana setiap rakyat menuntut untuk terciptanya ruang demokrasi yang baik. Baik pemerintah maupun masyarakat Indonesia sendiri telah mejalani jatuh bangun dalam mewujudkan sistem demokrasi Indonesia saat ini.

Alasan diatas yang menuntun saya untuk menuangkan ini dalam suatu tulisan, dapat kita akui perjalanan demokrasi yang dilalui indonesia hingga sekarang ini masih banyak sekali kekurangan di sana sini, masih banyak carut marut dan segudang permasalahan yang perlu diselesaikan. Tapi bukankah kita sebagai anak bangsa harus tetap optimis pada perkembangan bangsa Indonesia menjad lebih baik? Lagipula jika ditilik dari setiap proses yang telah dihadapi Indonesia sendiri sejak merdeka dengan jatuh bangun demokrasi yang terwujud saat ini sudah merupakan pencapaian yang luar biasa dari perkembangan demokratisasi di Indonesia. Orang sudah dengan mudah mengemukakan pendapatnya dan bebas untuk bersikap.

 Namun yang menarik dan perlu kita sesalkan saat ini, perkembangan demokrasi yang saat ini dijalankan malah lebih banyak mendatangkan segudang permasalahan lain untuk bangsa Indonesia. Tidak dapat dipungkuri semakin maju globalisasi penyebaran informasi dan kesempatan untuk berpendapat seseorang semakin mudah. Dengan adanya kemajuan teknologi dan globalisasi memungkinkan seseorang untuk mengemukakan pendapatnya secara bebas tanpa adanya batasan batasan yang jelas. Globalisasi memang datang untuk memberikan solusi kemajuan jaman, tetapi juga dapat mendatangkan dampak buruk jika suatu bangsa itu belum mampu dewasa dalam menghadapi perkembangannya. 

Mengemukakan pendapat yang semakin bebas itu juga sering diwujudkan di jalanan kesempatan yang diberikan para pendiri bangsa ini untuk berdemokrasi dengan bebas dan mudah malah disalahgunakan, sering bersidat sadis, egosentris, dan menuju pada tindakan yang anarki. Tak jarang kita lihat hampir tiap minggu televisi Indonesia dipenuhi dengan berbagai berita tentang aksi aksi yang tak jarang menjadi cenderung anarkis, bahkan dengan merusak fasilitas fasilitas umum. 

Setiap energi di negeri ini seperti selalu habis untuk mengurusi berbagai permasalahan yang timbul dari aksi aksi tersebut, semua mata dan konsentrasi bahkan dari pemerintah harus dicurahkan untuk segudang permasalahan yang terjadi, seperti perbedaan pendapat satu sama lain, terpecahnya masyarakat menjadi 2 kubu yang sering bertikai yang ujung ujungnya mampu memecah NKRI, padahal harusnya Indonesia sebagai negara berkembang terus fokus untuk lebih memajukan perekonomian dan sumber daya manusia di dalamnya, tidak tersita untuk mengurusi tetek bengek tentang permasalahan yang timbul dari internal Indonesia.

Lalu sekarang apakah dapat dikatakan demokrasi yang kita ciptakan sendiri dengan jatuh bangun itu sudah kebablasan? Dapatkah dibilang jika demokrasi yang sekarang dijalani sudah merujuk pada kemunduran Indonesia? Seperti kita telah saksikan bahkan presiden juga harus tersita konsentrasinya tentang permasalahan ini, Bapak Joko Widodo Presiden Indonesia saat ini sendiri mengatakan bahwa demokrasi Indonesia saat ini telah kebablasan, dikutip dari kompas.com saat pidatonya pada pengukuhan pengurus DPP Hanura di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/2/2017).

Lantas apakah semua permasalahan yang menjadi penyebab dan yang timbul dari demokrasi yang kebablasan itu akan berkelanjutan?? Dan apakah itu akan menuntun Generasi Indonesia menjadi generasi yang semakin buruk? Satu satunya batasan yang mampu mengatasi itu adalah hukum dan menurut apa yang terjadi sekarang ini hukum di Indonesia pun masih perlu perbaikan di sana sini. Tak jarang hukum sendiri yang malah mendatangkan berbagai gejolak di masyarakat itu. Menurut saya sendiri apa yang terjadi pada demokrasi Indonesia saat ini adalah suatu yang wajar, dan memang setiap permasalahan yang terjadi adalah suatu proses yang perlu dilalui Indonesia dalam berdemokrasi. 

Saya yakin dengan segudang permasalahan yang perlu dihadapi Indonesia bangsa ini akan menjadi bangsa yang semakin kuat dan dewasa dalam menghadapi setiap permasalahan dalam berdemokrasi. Namun suatu yang sangat penting dalam melewati proses tersebut adalah dengan tetap menjaga rasa cinta tanah air dalam dada setiap anak bangsa. 

Ketika dalam dada kita sudah tertanam rasa cinta tanah air dalam berbagai permasalahan yang muncul apalagi masalah toleransi akan dengan mudah teratasi. Mewujudkan rasa cinta tanah air itu tidak dengan mudah dan instant perlu melibatkan berbagai pihak yang berkolaborasi dan mengesampingkan setiap perbedaan yang ada terlebih dahulu yang ada adalah ke-Indonesiaan dan NKRI diatas setiap kepentingan pribadi dalam dada anak bangsa. Salam toleransi, Salam kebhinekaan, selamat berdemokrasi..

Catatan :
- Harap Berkomentar Sesuai Dengan Judul Bacaan
- Tidak diperbolehkan Untuk Mempromosikan Barang Atau Berjualan
- Bagi Komentar Yang Menautkan Link Aktif Dianggap Spam

 
close